SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA "LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI"

  • 06 Agustus 2018
  • Dibaca: 595 Pengunjung
SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA

SELAT – Mengingat penyalahgunaan narkoba/narkotika yang semakin mengkhawatirkan dikalangan masyarakat desa khususnya bagi generasi muda. KKN Tematik Revolusi Mental Universitas Udayana bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung, melaksanakan sosialisasi bahaya narkoba kepada orang tua dan pemuda-pemudi di Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Badung. Acara dimulai dari pukul 09:00 wita – selesai, peserta yang hadir dalam acara tersebut seluruh jajaran pengurus di Desa Selat, Ibu PKK se-desa Selat, KKN Isi Denpasar | Institut Seni Indonesia Denpasar dan Sekaa Teruna-Teruni se-desa Selat (05/08/2018).

Narasumber Komisaris Polisi Nengah Dharma, selaku Kasi P2M Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung. Rakun dalam paparannya mengatakan, masalah penyalahgunaan bahaya narkoba dewasa ini sudah sangat memprihatinkan. Hal itu bisa dilihat dari mulai pecandu, pengguna bahkan korban penyalahgunaan narkoba telah masuk ke semua lapisan masyarakat khususnya dikalangan anak remaja. Usia remaja, tergolong dalam usia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di usia ini sedang tumbuh kembang dan proses pencarian jati diri. Usia remaja sangat labil dan mudah sekali dipengaruhi oleh pengaruh yang tidak baik yang datangnya dari masyarakat atau dari lingkungan sekitar. “Untuk itu para generasi muda ini perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba, mereka yang telah menjadi korban terhadap penyalahgunaan narkoba bukanlah merupakan aib tetapi meraka harus kita bantu untuk dipulihkan lewat upaya rehabilitas. Dan hal ini dapat dicapai tentunya dengan kerjasama antar stakeholder terkait” jelasnya.

Pada saat berjalannya sosialisasi Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung memaparkan, penyalahguna narkoba di tingkat Provinsi Bali. Dengan uraian, Prevalensi 2.02%, Jumlah Pecandu 62.457, Populasi Bali (usia 10-59) 3.089.800, itu pada tahun 2016. Sedangkan ditahun 2017, Prevalensi 1,62%, Jumlah Pecandu 50.539, Populasi Bali (usia 10-59) 3.128.300. Jadi keterangan dalam uraian tersebut dari tahun 2016/2017, Prevalensi 0,4% (turun), Jumlah Pecandu 11.918 (turun), Populasi Bali (usia 10-59) 38.500 (naik). Prevalensi Bali di Indonesia tahun 2017 menempati urutan 23 dalam tingkat kerawanan penyalahgunaan Narkotika.

Prebekel Desa Selat I Made Semawan, saat diwawancarai seusai kegiatan sosialisasi mengatakan, “Saya sangat berterimakasih kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung, yang sudah berkenan hadir di kegiatan sosialisasi bahaya narkoba. Serta memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Selat tentang penyalahgunaan Narkotika. Dan juga saya ucapkan terimakasih kepada mahasiswa KKN Tematik Revolusi Mental Universitas Udayana yang sudah melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata di Desa Selat, semoga ini sebagai awal dari kesuksesan kalian semua”. Dalam kesempatan itu Prebekel Desa Selat juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya pemuda-pemudi yang mengikuti sosialisasi ini dapat menyampaikan atau menginformasikan kembali bahaya penyalahgunaan narkoba/narkotika kepada keluarga terdekat di rumah. Jelasnya

(003/KIM-SLT)

  • 06 Agustus 2018
  • Dibaca: 595 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita